Kepala Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Safi’i, menegaskan patung macan putih yang viral di desanya tidak menggunakan dana desa maupun negara. Seluruh biaya pembangunan berasal dari dana pribadinya, sekitar Rp3,5 juta. Ia mengakui hasil akhir patung tidak sesuai konsep awal dan akan dievaluasi ke depan. Sementara itu, seniman pembuat patung, Suwari, menyebut desain patung memang sengaja dibuat ramah agar tidak terkesan seram bagi warga. Patung tersebut terinspirasi dari legenda Macan Putih sebagai simbol penjaga desa. Ia juga mengaku sempat bermimpi memerankan siluman Macan Putih dalam pertunjukan ludruk sebelum pengerjaan dimulai. Sebelumnya, patung yang diresmikan awal Desember 2025 itu menjadi sorotan publik karena bentuknya dinilai tak menyerupai macan. Visualnya memicu beragam tafsir warganet, dari zebra, badak, babi hingga kudanil, sekaligus memunculkan pertanyaan soal anggaran. Setelah viral, patung ini kini menjadi ikon baru Kediri bagian utara, menarik banyak warga lokal maupun luar daerah untuk berfoto.
ID
7588895089330605330
👁 Vues vs moy. : Très au-dessus
💬 ER : Très en dessous
📌 Saves : Très en dessous
Save rate
0.08%
Global : 0.3%
Revenu est. (Ads)
0€
Non comptée : vidéo < 60s
🏆 Rang vues :
#1
(top 100%)
Ouvrir sur TikTok ↗