#POV âkehilanganâ Jay dan kamu sudah menikah selama tujuh tahun. Dari tujuh tahun itu, lima tahun terakhir hidup kalian dipenuhi tawa seorang anak laki-laki bernama Juhoon. Juhoon adalah dunia kecil Jay. anak yang selalu menunggu ayahnya pulang, yang bangga menyebut ayahnya pemilik restoran, yang suka berlari ke pelukan Jay sambil berkata, âayah capek? Juhoon peluk biar capeknya ilang.â jay memiliki beberapa cabang restoran yang sedang berkembang pesat. Hidupnya sibuk, tapi rumah selalu jadi tempat pulang. Karena di sana ada kamuâistrinyaâdan Juhoon. pagi itu jay mengenakan jas kerjanya sambil merapikan dasi. Kamu membantu membetulkannya, Juhoon berdiri di depan cermin sambil menirukan gaya ayahnya. âAyah kerjanya lama?â tanya Juhoon. Jay tersenyum, menepuk kepala anak itu. âNggak. Ayah pulang cepet. Hari ini Juhoon mau ke mana?â âKe taman bermain!â jawab Juhoon semangat, menatapmu. âKata bunda mau ajak Juhoon naik bianglala.â Jay menoleh ke arahmu. âHati hati ya. Jangan pulang terlalu sore.â Kamu tersenyum. âIya. Nanti kita jemput ayah di restoran.â â â â hari itu taman bermain cukup ramai. Kamu dan Juhoon datang seperti yang sudah direncanakanâingin membuat anak kalian bahagia sebelum Jay pulang kerja. Saat Juhoon minta jajan, kamu menggenggam tangannya dan berjalan ke arah kios di seberang jalan kecil yang memisahkan area taman dan tempat parkir. Jalan itu biasanya aman tapi hari itu, sebuah kendaraan melaju lebih cepat dari seharusnya. Kamu sudah refleks menarik Juhoon ke belakang dan memeluknya. tapi jaraknya terlalu dekat. Tabrakan itu terjadi Seseorang memanggil bantuan. Kamu masih sadar beberapa detik, memastikan Juhoon berada dalam pelukanmu. âJuhoon nggak apa-apaâŠâ ucapmu panik sambil memeluknya erat. Setelah itu, pandanganmu mulai kabur. Juhoon mengalami benturan ringan dan syok. Kamu mengalami cedera yang lebih serius karena posisi tubuhmu melindungi Juhoon sepenuhnya. Ambulans datang tidak lama kemudian. â â â Di restoran cabang pusat, Jay sedang menandatangani dokumen ketika ponselnya berdering. Nomor tidak dikenal. âApakah ini keluarga dari ibu dan anak bernama Juhoon?â Suara di seberang terdengar panik. âMereka mengalami kecelakaan di taman bermain. Saat ini sudah dibawa ke rumah sakit.â Pulpen Jay jatuh ke lantai. âApa...?â Jay tidak mendengar apa pun setelah itu. Ia hanya tahu satu halâ wanita yang ia cintai dan putra kesayangannya kecelakaan Jay berlari keluar restoran, mengabaikan panggilan karyawan, mengabaikan segalanya. Mobilnya melaju menuju rumah sakit dengan doa yang terus diulang. âTolong... jangan ambil mereka. Aku belum siap hidup tanpa keluargaku.â â â â di rumah sakit Jay berlari âIstri saya⊠anak sayaâŠ,â ucapnya terbata di meja perawat. âNama Juhoon.â Perawat itu menatapnya sebentar, lalu mengangguk pelan. âMereka baru saja masuk ruang tindakan. Mohon tunggu di sini.â Kata itu terdengar kejam bagi seseorang yang hidupnya terbiasa bergerak cepat, mengambil keputusan, mengendalikan segalanya. Tapi di tempat ini, Jay duduk di kursi di lorong rumah sakit, kedua tangannya saling menggenggam erat. Beberapa menit kemudianâatau mungkin jamâseorang dokter menghampiri. âAnaknya mengalami trauma cukup berat, tapi kondisinya stabilâ kata dokter itu. âUntuk sang ibu... kami masih berusaha.â Jay mengangguk cepat. âAnak saya di mana?â â â â Juhoon terbaring di ranjang ruang perawatan. Wajahnya pucat, ada alat bantu di tubuhnya. Jay menghampiri. âJuhoon...â suaranya pecah. Kelopak mata anak itu bergerak pelan, lalu terbuka sedikit. âAyah...?â suaranya lirih, hampir seperti bisikan. âBunda... bunda di mana?â âBunda lagi istirahat,â jawabnya lembut, meski matanya mulai basah. âNanti bunda ke sini.â Juhoon mengangguk kecil. Tangannya yang kecil meraih jari Jay. âTadi bunda peluk Juhoon erat banget.â Ia menggenggam tangan anaknya, menunduk agar Juhoon tidak melihat air mata yang jatuh. âIya,â bisiknya. âBunda itu kuatâ #jay #enhypen #POV #fyp lanjut di komen
arnxđ”đž
@arnx_sjh09jake's wife spam like BLOCK no copy
đ DĂ©tails (profil + refresh) ouvrir
Sous-titres IA en 1 clic
VidĂ©o importĂ©e â version prĂȘte Ă poster.
âjadi lo mau putusâ hubungan kalian udah jalan 2 tahun Y/N tipe yang perhatian, gampang kepikiran, sayang banget sama Heeseung tapi jarang ngomong kalau sakit hati. Kamu selalu percaya hubungan bisa diperbaiki kalau sama sama mau usaha. dan Heeseung cuek, susah ngungkapin perasaan, kadang terlalu sibuk sama ambisi sampai lupa kalau seseorang sedang nungguin dia. Padahal dia sayang, cuma caranya salah. Awalnya semua terasa ringan ngobrol tiap malam, jalan bareng tiap weekend, Heeseung yang selalu nungguin kamu pulang, semuanya terasa aman. Sampai perlahan semuanya berubah. Bukan karena kamu berubah, tapi karena dia yang mulai menjauh tanpa menjelaskan apa pun. Dulu Heeseung selalu jawab chat kamu cepat. dan Sekarang Pesan kamu cuma dibaca tanpa balasan. Telepon kamu nggak pernah diangkat dengan alasan âketiduranâ. Dan tiap kali ketemu, dia selalu bilang, âaku capek jangan bahas apa apa duluâ Tapi capek itu cuma ke kamu. Ke teman temannya dia masih bisa ketawa. Kamu mulai sadar sesuatu salah waktu kamu lihat dia di kantin kampus, duduk sama seorang cewek. dan heeseung tersenyum. Senyum yang sudah lama nggak kamu lihat sejak dia menjauh. Kamu berdiri jauh sambil nahan napas, berharap dia lihat kamu. Tapi dia nggak pernah lihat ke arahmu. Seakan kamu udah bukan siapa siapa lagi buat dia. Malamnya kamu kirim pesan: âkamu masih sayang aku?â Dan pesan itu cuma centang dua. Nggak dibaca. Padahal dia online. Kamu nangis pelan, sambil mikir, apa aku udah nggak cukup? kenapa dia berubah? kenapa nggak bilang apa apa? Beberapa hari kemudian, akhirnya kalian ketemu. Heeseung datang dengan wajah datar, seakan dia cuma ingin cepat pulang. âada apa?â katanya pendek Suaramu gemetar âkamu masih sayang aku atau udah nggak?â Dia diam lama, terlalu lama, sampai dada kamu serasa ditusuk. Akhirnya dia bilang pelan âaku nggak tauâ Kamu âkalau kamu capek bilang. kalau kamu nggak mau sama aku bilang. jangan diamâ Heeseung menelan ludah, matanya nggak berani ketemu mata kamu. âaku cuma nggak bisa kayak dulu lagiâ Cuma itu. Nggak ada penjelasan. Nggak ada usaha. Kamu mundur selangkah sambil tahan tangis. âjadi Lo mau putus?â Dan Heeseung cuma mengangguk Tanpa pelukan. Tanpa maaf. Tanpa penjelasan kenapa semuanya berubah. Kamu pulang dengan langkah gemetar, sambil nyesek karena orang yang kamu perjuangin dua tahun bisa pergi semudah itu. Yang lebih sakit lagi, malam itu Heeseung update story. Foto di ruang latihan. Caption: finally, back to work. Seakan putus dari kamu bukan sesuatu yang berat buat dia. Tapi kamu masih sayang. #oneshoot #heeseung #enhypen #POV #fyp
ânama depannya pake nama dia aja. aku ngertiâ hubungan kamu dan sunghoon udah jalan dua tahun. kalian saling suka, tapi masalahnya orang tua sunghoon gak pernah benar benar suka sama kamu. awalnya kamu pikir mereka cuma butuh waktu buat kenal lebih dekat. tapi ternyata, sekeras apa pun kamu berusaha bersikap sopan, hasilnya tetap sama. ibu sunghoon sering ngasih tatapan sinis, dan ayahnya jarang mau ngomong banyak. â â â malam itu, waktu makan malam âdia baik, kok, ma,â kata sunghoon. ibunya nyeletuk pelan âbaik itu gak cukup. keluarga dia siapa? pekerjaan orang tuanya apa?â âdia pekerja keras, ma. gak semua orang lahir dari keluarga kayaâ jawab sunghoon ibunya âjustru karena itu, kamu gak cocok. kamu anak pertama, kamu punya tanggung jawab besarâ kamu gak pernah tahu percakapan itu. tapi kamu bisa ngerasa perubahan sunghoon yang mulai sering diam tiap ditanya soal masa depan. dan waktu dia bilang bakal berangkat ke luar negeri buat kerja, kamu cuma bisa senyum lemah. âberapa lama?â âbelum tahu. mungkin lamaâ âjadi, ini pamitan?â sunghoon nunduk. lalu tanpa banyak kata, dia langsung menarik kamu ke pelukannya. âbiarkan aku memelukmu, mungkin untuk terakhir kalinya, y/nâ â â â tiga bulan setelah sunghoon pergi, komunikasi kalian mulai jarang. awalnya masih setiap hari, lalu dua hari sekali, seminggu sekali, sampai akhirnya cuma sesekali. kamu pikir mungkin dia sibuk. tapi yang kamu gak tahu, di sana, sunghoon diperkenalkan ke seseorang anak dari rekan bisnis ayahnya. namanya yuuni. perempuan sopan, kalem, dan punya latar belakang yang pas di mata keluarganya. waktu berjalan, dan tekanan keluarga bikin sunghoon mulai menyerah. dan nerima perjodohan itu â â â tiga tahun kemudian, kamu denger kabar bahwa sunghoon udah menikah. kamu gak kaget, tapi hatimu tetap sesak. kamu gak datang ke pernikahannya, gak ngucapin selamat, cuma diem di kamar sambil nyalain lagu sad. kamu sedih doang ditinggal nikah malamnya sebelum tidur, sunghoon ke balkon sendirian, liatin langit gelap sambil mikirin satu nama. yuuni tau. dia gak bodoh âdia masih di hati kamu, kan?â tanya yuuni pelan nyamperin sunghoon ke balkon. sunghoon diam lama sebelum akhirnya ngomong âgue bakal taro nama dia di anak gue nanti.... kalau lo setujuâ yuuni cuma diam. mungkin perih, tapi dia gak marah dan waktu anak pertama mereka lahir, yuuni sendiri yang bilang ânama depannya pake nama dia aja. aku ngertiâ â â â kamu sekarang kerja tetap di sebuah perusahaan. hidupmu stabil, tapi sesekali masih keinget sunghoon. mungkin belum move on, tapi kamu cuma bisa sadar diri dan menjalani hari suatu hari, kamu buka instagram dan ngeliat postingan sunghoon. foto bayi mungil, tangannya kecil, dibungkus selimut putih. caption-nya âselamat datang, kecilku. park arinyoungâ (namanya cuma asal asalan) setelah itu, kamu lagi kerja di kantor. tiba tiba ada pesan dari nomor yang masih kamu simpan tapi udah lama gak aktif. âdia lahir kemarinâ ânamanya arinâ kamu diem cukup lama. air matamu jatuh tanpa sadar. kamu gak tahu harus senang atau sedih, kamu ngetik balasan lama banget âselamat, sunghoon. nama itu cantikâ sunghoon bales âthanks. btw lo kapan nikah juga nih?â kamu jawab âwaduh. doain secepatnyaâ â â â tahun tahun berlalu. kamu akhirnya juga punya hidup sendiri. kadang, saat kamu lagi nonton berita atau lihat postingan tentang sunghoon di media, kamu cuma senyum kecil. gak ada marah, gak ada dendam cuma kenangan yang pelan pelan berubah jadi tenang. sementara di seberang sana, sunghoon main sama anaknya di halaman rumah. âappa, kenapa nama aku arin?â sunghoon senyum tipis, mengelus kepala anaknya. ânanti kalau kamu gede, appa ceritainâ 'repost' oneshoot #sunghoon #enhypen #POV #fyp
âSayang~ kamu ridho ga kalau aku ngedipâ Jake baru nyalain TV, belum sempat duduk, udah ada suara dari arah dapur. âSayang~ kamu ridho gak kalau aku makan?â Jake refleks noleh âApaan sih, makan aja kali â Y/N ngaduk mie âGak mau. Takut gak ridho. Nanti makananku gak berkah~â Jake jalan ke dapur, bersandar di pintu. âRidho. Makan aja, sebelum aku yang abisinâ âYeee~ makasih sayangâ Y/N langsung suap mie, tapi baru satu suapan, udah ngomong lagi âSayang~ kamu ridho gak kalau aku ngunyah?â Jake: â. ....â Jake: âKamu niat makan gak sihâ âRidho dulu dong~ nanti salah langkahâ kata Y/N sambil ngelirik gemas. Jake akhirnya nyamperin, peluk dari belakang âRidho. Ridho banget. Dari kamu makan, ngunyah juga ridhoâ âKamu ridho gak kalau aku buang nafas?â âYa Allah Y/N, ridho!! Ridho banget!!â Y/N âHeheâ ââ ââ ââ â Beberapa menit kemudian, mereka jalan bareng ke ruang tamu. Y/N melangkah satu langkah, terus nengok ke Jake lagi âSayang, kamu ridho gak kalau aku melangkah?â Jake garuk kepala âLangkah aja, sayangâ âsatu langkah lagi ridho yaa~â y/n Jake: âRidho y/nâ â â â Malam harinya Jake baru kelar mandi, rambutnya masih basah, baru juga mau rebahan. âSayang~ kamu ridho gak kalau aku tidur?â y/n Jake yang baru narik selimut âYa ampun, Y/N ridho. Ridho bangetâ âBener?â y/n âBeneranâ jake âKalau aku mimpiin kamu?â âLah itu malah aku ridho bangetâ âKalau aku mimpi cowok lain?â Jake langsung nengok. âGAK RIDHOâ Y/N ngakak sampe guling guling di kasur. âHehe bercanda~â Jake narik Y/N ke pelukannya. âYaudah, sekarang bobo. Aku ridho kamu mimpiâ âTerus kamu ridho gak kalau aku tutup mata?â âRidhoâ âKalau aku buka lagi?â âRIDHOâ âKalau aku ngedip dua kaliâ âY/N â Jake âKamu tuh kenapa sih manja-nya full version gini?â Y/N ngangkat kepalanya âBiar kamu inget, ridho kamu tuh pentingâ Jake cuma bisa geleng geleng, terus cium kening Y/N pelan. âYaudah, semua yang kamu lakuin aku ridhoâ Y/N âTapi kamu ridho gak kalau aku senyum?â Jake: âYa Allah RIDHO SAYANG RIDHO BANGETâ Y/N diem sebentar, terus nahan tawa sendiri Jake nyadar âApa lagi?â Y/N nyengir lebar âSayang~â Jake udah angkat tangan pasrah âIya? Ridho. Aku ridho. Apa pun ituâ âBelom juga ngomongâ Y/N âAku tuh ngikutin tren di TikTok tau~â Jake âHAH??â âIyaa~ yang cewe cewe ngetes cowonya pake âkamu ridho gak kalau aku makan~â yang gitu gitu!â Jake nengok Y/n âJADI KAMU NGETES AKU??â Y/N ketawa sampe ketutup bantal. âIyaa lah~ aku pengen liat kamu gemes atau kesel~â Jake narik bantalnya pelan, tatap Y/N sambil nyengir geregetan. âKesel sih. tapi sayang jugaâ Y/N âKan lucu yaaa?â Jake pelan pelan narik Y/N ke pelukannya lagi âTikTok gak usah kebanyakan ngajarin kamu aneh aneh â Y/N âTapi kamu ridho gak aku ngikutin tren?~â Jake langsung nutup muka pake selimut âYA AMPUN R I D H Oâ #jake #enhypen #POV #fyp
âgue kira lo beneran cinta, ternyata gue cuma pelarian loâ hubungan y/n dan heeseung awalnya baik baik aja. mereka mulai deket waktu y/n bantu heeseung keluar dari masa sulit waktu mantan heeseung, cya dari sidoarjo, ninggalin dia buat cowo lain. heeseung berubah jadi pendiem, jarang nongol di kampus, dan y/n satu satunya yang masih sabar ngedeketin dia. setelah beberapa bulan mereka akhirnya jadian. semua terasa sempurna sampai y/n mulai sadar, nama hana masih sering disebut. bukan secara sengaja, tapi dalam hal kecil lagu kesukaan, tempat makan, bahkan parfum. awalnya y/n cuek, tapi makin lama makin sesak. â â â hari itu, y/n datang ke apartemen Heeseung buat kasih kejutan kecil bawa makanan kesukaannya. Begitu pintu kebuka, Heeseung kelihatan kaget. ây/n, lo engga bilang mau ke siniâ heeseung âyah, namanya juga kejutanâ y/n âlagi apa?â heeseung buru buru nutup laptopnya âengga, cuma⊠ngerjain tugasâ tapi y/n sempat liat sekilas. foto lama dia dan cya lagi di konser y/n âmasih lo simpen?â âgue cuma nemu di galeri lama. engga sengaja kebukaâ heeseung âtapi senyum lo beda saat liat foto itu dan saat lo sama gueâ âjangan mulai lagi, y/nâ y/n naruh kotak makanan di meja âgue ga mau jadi pelarian dari masa lalu lo. gue pengen jadi alasan lo bahagia, bukan pengganti cyaâ heeseung berdiri âlo pikir gue ga nyoba lupain dia?â ânyoba, iya. tapi lo gak berhasil, kan?â y/n hening â â â beberapa hari setelah pertengkaran itu, mereka ga ngobrol. y/n berusaha ngedeketin lagi, tapi heeseung dingin sibuk, alasan klasik. sampai akhirnya, malam itu y/n lihat heeseung sendiri duduk di taman. y/n otomatis nyamperin dong, tapi pas y/ n mendekat. y/n ngelihat ponselnya, dia chattan dengan cya, heeseung senyum senyum lagi. âmasih kontak sama dia?â y/n menahan marah heeseung kaget ây/nââ y/n âjawabâ heeseung diam y/n âudah jelas. lo masih belum selesai, kan? gue kira lo beneran cintaâ air matanya mulai jatuh âternyata gue cuma pelarian loâ âputus ajalah kalo gituâ y/n pergi, tapi heeseung ga ngejar, ga berhentikan juga â â â hari hari berlalu sejak malam itu. heeseung belum juga lihat kabar y/n. semua pesan yang dia kirim cuma centang satu, dan setiap kali dia coba datang ke tempat biasa mereka nongkrong, kursinya kosong. sampai akhirnya, sore itu, y/n muncul di depan gedung fakultas. ây/nâ âhyâ âgue ga datang buat nyalahin siapa siapa. gue cuma mau mengakhiri ini semua, biar ga nyakitin kita berduaâ heeseung menatapnya lama âgue salah. gue ga maksud buat nyakitin loâ âdan gue salah karena percaya lo udah siap buat buka hati lagi, tapi ternyata engga. gue cuma pengen dicintai tanpa harus dibandingin, seung. tapi gue tau, ga bisa maksa perasaanâ dia ngelangkah mendekat, nyodorin kotak kecil berisi gelang yang dulu heeseung kasih âini, gue balikin. gue ga sanggup nyimpan sesuatu yang cuma jadi pengingat kalau gue bukan yang lo pilihâ heeseung menatap gelang itu lama âlo beneran mau putus?â y/n cuma ngangguk âlo butuh waktu buat berdamai sama masa lalu lo, dan gue butuh waktu buat berhenti berharapâ âsemoga lo bisa sembuh, seung. tapi kali ini tanpa gueâ âkarena gue juga butuh waktu buat sembuh â setelah itu y/n pergi, melangkah menjauh â dan di situ, heeseung sadar ga semua orang yang datang buat nyembuhin luka. kadang mereka cuma mampir buat ngajarin apa itu kehilangan àŒŒâ ;â ÂŽâ àŒàș¶â  â Û â àŒàș¶â àŒœ #enhypen #heeseung #POV #fyp ramein saluranku dong gess. nanti aku bikin extra partânya dehh, kalau rame salurannya (tautan di komen)
part 2 | jam udah lewat dari pukul tujuh pagi. matahari udah nyinarin jendela ruang tamu, tapi suasana rumah tetap terasa dingin. jay masih di tempat yang sama, duduk bersandar di pintu kamar. kepalanya berat, lehernya pegal. Dia baru sadar ketiduran di lantai semalaman begitu dia bangun, pintu kamar masih terkunci. dari dalam dia berdiri pelan, ngelangkah ke dapur. bikin kopi beberapa menit kemudian, suara langkah kecil terdengar Ara keluar dari kamar, masih bawa boneka âPapaâ ara Jay langsung jongkok di depannya âPagi, sayang. Kamu tidur nyenyak?â Ara mengangguk pelan âMama masih di kamar?â âMama masih istirahatâ jay âPapa udah gak marah sama Mama, kan?â ara Jay langsung geleng cepat âEnggak, sayang. Papa gak marahâ âKalo gitu papa minta maaf ke mama. Aku gak suka papa teriak ke mamaâ Jay ketawa kecil âIya... nanti Papa minta maafâ setelah percakapan itu, Jay dengan anak kecilnya memanggang roti âPapa, roti Ara gosong!â Jay ketawa âengga papa, nanti Papa yang makan. Ara bikin yang baru buat Mama, ya?â Sekitar jam delapan, Y/N keluar kamar. Y/N keluar dari kamar masih dengan daster dan rambut berantakan. Dia ngelirik sekilas ke Jay, terus ambil air putih. Ara langsung lari ke arah Y/N. âMamaaaâ Y/N langsung jongkok, peluk anaknya erat âMama gak apa apa sayang?â Setelahnya Ara main di ruang tamu, Y/N dan Jay akhirnya saling tatap sebentar Jay narik napas âmaaf y/nâ Y/N gak jawab. Dia cuma minum airnya sambil ngelihatin meja âAku kebawa emosi. Aku gak harus ngomong segitunyaâ âAku udah terlalu capek buat marah balik, Jayâ Y/N lanjut âAku cuma pengen pulang dan ngerasa rumah ini tenang. Tapi semalem semuanya malah kerasa asingâ âtapi kayanya kamu bener. aku harus berhenti kerjaâ Jay langsung noleh âKamu serius?â Y/N angguk âAku pikir pikir lagi kamu bener. Ara masih butuh aku di rumah. Aku juga butuh waktu buat diaâ âKamu yakin? Aku nggak maksain, Y/Nâ âAku tau, Jay. Dan aku juga sadar aku terlalu sibuk kerja, sampai lupa jaga dan ngerawat Araâ âSekarang aku cuma pengen jadi ibu yang penuh buat Ara, dan istri yang kamu kenal duluâ Ara tiba tiba menghampiri. nyelip di antara mereka âPapa, Mama jangan berantem lagi yaâ Jay dan Y/N sama sama ketawa, lalu Jay angkat Ara ke pangkuannya âNggak, Sayang. Sekarang Papa, Mama, dan Ara bakal terus bareng. engga ada yang berantem lagiâ Y/N nyender pelan di bahu Jay, nyium pipi Ara yang ketawa ketawa hari itu mereka engga cuma sarapan bareng. mereka mulai dari awal lagi sebagai keluarga yang utuh ENDâ #jay #enhypen #POV #fyp
jam hampir menunjuk ke 11 malam saat suara kunci berputar di pintu depan. Y/N masuk dengan langkah pelan, tas kerja di bahu, jaketnya masih basah karena hujan yang tak berhenti dari sore tadi. Di ruang tamu Jay duduk di sofa. TV menyala tapi volume kecil Satu gelas kopi dingin di meja. âUdah makan?â tanya Y/N pelan yang baru pulang dari kerja âUdahâ jawab Jay pendek Y/N mengangguk âKamu belum tidur?â Jay menghela napas berat. âNgapain tidur, nungguin kamu ga pulang pulang begini?â Nada suaranya mulai naik Y/N menatapnya bingung âAku kan udah bilang kerjaan numpuk Jayâ Jay langsung berdiri âKerjaan numpuk tiap hari? Tiap malam kamu pulang jam segini terus? Tapi sampai kapan Y/N? Sampai Ara ga kenal lagi siapa mamanya? Kamu pikir aku ga cape nunggu?â âAku kerja buat bantu kamu. Biar kita ga kekuranganâ âBantu aku? Aku bisa kerja Y/N. Aku udah cukup buat kita bertiga. Kamu ga perlu maksain diri sampe rumah aja kayak ga berpenghuni giniâ Y/N melotot pelan nada suaranya naik dikit. âJadi kamu mau aku di rumah aja? Ngejagain Ara, masak, bersihin rumah, gitu?â Jay jawab cepatâIya! Kenapa ga?!â Y/N langsung diem âAku bisa kerja! Aku bisa cukupin kita bertiga! Aku cuma pengen Ara tumbuh ngerasain kasih sayang ibunya langsung bukan dari babysitter!â Y/N terdiam Jay melanjutkan dengan nada tinggi, emosi yang udah dia tahan berhari hari akhirnya meledak Y/N menatapnya dengan mata memerah tapi tetap berusaha tenang âJay, aku cuma berusaha bantu kamu. Aku kerja buat kita bukan buat diri aku sendiriâ âBuat kita?â âKamu bahkan ga sadar anak kita tiap malam nunggu kamu di depan pintu! Aku harus jelasin tiap kali kamu ga pulang tepat waktu! Kamu tau rasanya liat dia nahan ngantuk cuma biar bisa bilang âselamat datangâ ke mamanya?!â âJay, udah, aku capek banget, tolongââ âAKU JUGA CAPEK, Y/N!! JANGAN SELALU NGOMONG KAMU DOANG YANG CAPEK!!â âLO BERHENTI KERJA. LO DI RUMAH AJA JAGAIN ARAâ âoke, gue berhenti kerjaâ âpuas loâ suara kecil terdengar dari ujung lorong âPapa?â Di sana, berdiri Ara, anak mereka yang baru empat tahun, dengan boneka beruang di tangan, matanya setengah terbuka tapi jelas ketakutan âPapa kenapa marah sama Mama?â Jay menunduk âPapa gak marah, sayangâ Ara menggeleng air matanya jatuh âTapi Papa jahat sama Mamaâ Tanpa banyak kata Jay langsung berlutut menarik Ara ke pelukannya âMaaf Ara... Papa salah. Papa gak boleh gitu lagi Maafin Papa ya...â Sementara itu Y/N berdiri diam matanya berkaca kaca. Tanpa sepatah kata y/n berbalik menuju kamar menutup pintu dan menguncinya rapat. Jay menatap pintu itu lama, masih memeluk anaknya yang mulai tenang #jay #enhypen #POV #fyp
part 4 | besoknya gosip di sekolah makin rame banyak yang mulai ngebandingin jake sama heeseung âeh y/n lebih cocok sama jake ga sih? sama sama pinter sama sama kalemâ âiyakan, heeseung cuma anak nakal yang tobat, pasti bentar lagi balik nakal, yakin deh ama gwâ heeseung engga bisa ga denger bisik bisik itu di kantin pas jam istirahat di kantin jake duduk bareng kamu dia nyodorin buku catatan ây/n kalau kamu sempat, boleh ajarin aku pelajaran ini? aku agak ketinggalanâ kamu iya iya aja tapi heeseung yang ngelihat dari meja sebelah langsung meledak âlo mau apa sih deket deket cewe gueâ satu kantin noleh âaku cuma minta diajari engga lebihâ heeseung berdiri âomongan manis lo tuh murahanâ âkalau lo ga tau, minta ke guru, jangan ke pacar gue!â y/n berdiri narik tangan heeseung âseung stop! kamu bikin malu diri sendiriâ âkenapa? lo lebih belain dia daripada gue sekarang?!â âkalau kamu kayak gini terus semua usahamu buat berubah bakal sia siaâ setelah itu kamu pergi ninggalin dia â â â malamnya kamu ga bales satu pun chat atau telepon dari dia heeseung di kamarnya âgue udah coba berubah tapi kenapa tetep gagal? mungkin gue emang ditakdirin jadi bad boyâ hari itu hujan deras y/n buru buru pulang dari sekolah karena lupa bawa payung. jalanan licin, dan sialnya motor yang lewat nyipratin bajumu. tapi y/n tetep berlari tiba tiba pandangannya berkunang tapi y/n paksain tetap pulang sendiri. udah ga tahan lagi y/n menghubungi heeseung tapi ga di bales and pingsan ga sengaja temen heeseung lewat dan buru buru menghubungi heeseung âheeseung! itu y/n tadi jatuh di jalan dia pingsan!â heeseung langsung lari keluar dari kamarnya begitu dengar kabar dari temannya âdi mana dia sekarang?!â ârumah sakit daerah, bro. cepet kondisinya lemah bangetâ â â â sesampainya dia langsung mendekat menggenggam tanganmu. ga lama kamu mulai sadar matamu pelan pelan terbuka âheeseungâŠ?â âiya sayang. aku di siniâ kamu berusaha bangun tapi dia buru buru menahanmu âjangan maksa dulu, kamu baru pingsanâ ây/nâ âmaaf tadi aku marah marah sama kamuâ âaku cuma ga suka liat kamu dekat dekat dengan jakeâ âiya ga papaâ â â â dua hari setelah kamu sadar, dokter akhirnya ngizinin kamu pulang. tapi tentu aja heeseung ngotot buat nganter. âgue ga mau lo jalan sendiri lagiâ âaku baik baik aja heeseungâ âbaik baik aja apanya? lo pingsan tengah jalan, kena air hujan, terus gue baru tau lo di rumah sakit dari orang lainâ âiya iya maafâ heeseung buka pintu mobil. kamu masuk, dan sepanjang perjalanan dia diem â â â setelah sampai di depan rumah, kamu turun, tapi dia masih diem di tempat âga turun?â kamu tanya âboleh gue temenin bentar? cuma pengen pastiin lo beneran istirahatâ kamu ngangguk pelan. begitu di ruang tamu kamu duduk di sofa dan heeseung duduk di sampingmu âgue kira lo bakal benci gueâ â marah iya. tapi aku juga tau kamu nyoba keras banget buat berubahâ dia pelan pelan berdiri mendekat lalu membungkuk sedikit âgue boleh peluk lo?â kamu cuma diam tapi ga menolak waktu dia melingkarkan tangannya di bahumu â â â esoknya di sekolah Jake nyamperin kamu di koridor âaku dengar kamu sempat pingsan, kamu udah baikan?â âudah kok makasih yaâ jawabmu lembut âaku seneng kamu punya orang yang sepeduli itu. heeseung kelihatan sayang banget sama kamuâ âiya, dia cuma butuh waktu buat bener bener berubahâ Jake mengangguk âaku doain kalian langgeng, y/nâ END #heeseung #enhypen #POV #fyp
part 2 | sudah tiga hari y/n ga balik ke rumahnya. heeseung pun memberanikan diri bertanya ke tetangga y/n âbu buâ âmaaf menggangguâ âtapi kalau boleh tanya y/n kemanaya?â âtiga hari yang lalu saya terakhir liat y/n masâ âkurang tau juga dia kemanaâ âoh, makasih informasinyaâ âsaya pamit dulu bukâ heeseung pun kembali ke apartemennya. dia duduk di sofa sambil chat y/n ây/n, kangenâ âaku ga bermaksud marah sama kamuâ âgue kangen y/n, pulang yahâ pesan itu cuma dilihat dan ga dibales â â â keesokkan harinya heeseung dapat kabar dari salah satu temen y/n. katanya y/n lagi nginap di apartemen kecil di luar kota. dia ga mikir dua kali, dia langsung ambil kunci mobil dan samperin y/n TOK TOK TOK y/n membuka pintu âheeseungâ âboleh gue masuk?â y/n nyampingin tubuhnya heeseung masuk ây/n aku kangen kamuâ âkamu ga mau pulang?â âaku takutâ âTakut gue?â y/n ngangguk pelan âaku ga nyangka kamu bisa semarah itu sama aku. padahal aku cuma ga suka liat kamu deket dekat dengan sekertaris muâ âgue kebawa emosi, y/nâ âtapi lo udah tau gue cengeng, ga suka dibentakâ âtapi kamu malah marah marahâ air mata y/n ga bisa ditahan lagi heeseung langsung meluk y/n âmaaf yah sayangâ âdisitu kondisinya aku lagi cape banget dan kamu langsung masuk marah marahâ âjadi kebawa emosi â âjadi lo salahin gueâ âengga aku ga salahin kamuâ âaku yang salah, kamu yang benerâ âaku bakal pecat sekertaris aku, biar kamu ga cemburu lagi, okeyâ y/n cuma ngangguk âjadi sekarang udah mau pulangâ y/n ngangguk #heeseung #enhypen #POV #fyp
Y/N nyampe ke kantor Heeseung heeseung ruangan Heeseung. Y/N bawa kopi mau ngasih heeseung karena Heeseung bilang dia lembur. Tapi pas dia sampai depan ruangan itu, langkahnya berhenti. y/n ngeliat heeseung digodain sekertaris nya. nyodorin dokumen, tangannya sempat nyentuh lengan heeseung Y/N buka pintu tanpa pikir panjang. âLembur, ya? Seru banget lemburnyaâ Sekretaris langsung mundur âsaya pamit dulu, pakâ kopinya di taruh di atas meja kerja heeseung âNext time, aku ga usah ganggu aja kali ya. Biar kalian berdua lebih nyamanâ âY/N, ga usah mulai lagiâ suara Heeseung âMulai lagi? Aku bahkan baru datang!â balas Y/N matanya udah mulai basah âKamu pikir aku bego? Aku liat kok, dia deket BANGETTT sama kamuâ Heeseung langsung berdiri âDia bantuin gue liatin berkas. Cuma itu. Lo gak usah drama di kantor kayak giniâ âDrama?!âair matanya jatuh âAku cuma pacar kamu. Tapi liat gimana kamââ âY/N!â âBerhenti ngomong kayak lo tahu segalanya! Sekretaris gue kerja buat gue, titik! Lo gak percaya sama gue, kan?â suaranya langsung meninggi Y/N mundur selangkah âBukan gitu maksud aku, aku cuma...â âKalau lo percaya sama gue, lo pasti percaya kalau gue ga bakal selingkuhin loâ Heeseung menatapnya dingin âGue cape denger lo terus mikir yang engga enggaâ Y/N udah gak bisa nahan air matanya. setelah itu y/n langsung keluar #heeseung #enhypen #POV #fyp sorry udah jarang post, banyak tugas btw rame lanjut
#POV siang itu di kampus y/n duduk manis di taman kampus buka catatan sambil ngopi lagi fokus tiba tiba ada bayangan nutupin buku kamu ârajin banget sih nanti otaknya meledak kalau belajar terus lohhâ âheeseung bisa ga sih ga ganggu gw? gw lagi fokus iniâ kata y/n malas âeh kamu tuh beda sama cewe cewe lain mereka sibuk dandan kamu sibuk nulis rumus. calon istri idaman banget kan?â ânarsis amat siapa juga yang mau jadi istri loâ âya kamu lahâ duduk di sampingmu dia bahkan ambil pulpenmu âeh kalo kamu jadi istriku aku janji tiap pagi bangunin kamu bukan pake alarm tapi pakeââ y/n merebut pulpennya âudah diemâ â â â jari ini kelas ekonomi dosen baru masuk y/n udah duduk manis di barisan tengah siap nyatet tiba tiba kursi sebelahmu ditarik âtempat ini masih kosong kan?â âbanyak bangku lain kenapa harus di sini?â dia santai aja duduk di sebelah y/n âsoalnya kalo duduk jauh aku engga bisa liatin wajah kamu padahal belajar tuh lebih semangat kalo ada motivasiâ kamu hampir melempar bolpoin âmotivasi apaan?â heeseung langsung menunduk âya kamu lah calon ibu dari anak anak aku nantiâ seketika pipimu panas sementara temen di depan kalian noleh sambil cekikikan âheeseung! bisa ga jangan ngomong aneh aneh?!â selama pelajaran heeseung selalu ganggu y/n âheeseung! fokus ke pelajaran!â bisikmu âaku fokus kok. fokus ke kamu maksudnyaâ â â â di kantin y/n duduk bareng dua temen cewek lagi asik ngobrol sambil makan. tiba tiba heeseung datang ây/n! nih aku bawain minuman favorit kamu!â kamu mengangkat wajah dengan kaget dan heeseung muncul bawa dua gelas es kopi âkamu ngapain sih aku engga mintaâ bisikmu dia duduk dengan pede di sebelahmu padahal kursi itu jelas bukan buat dia âya engga harus minta aku kan udah tau selera pacarkuâ âPACAR?!â suaramu spontan naik, sampai beberapa orang ngeledek âcieeee~â âheeseung! jangan bikin malu deh!â âloh emang salah? ya masa aku biarin cewe secantik kamu diincer cowo lain? bahaya bangetâ temen y/n langsung ikutan jahil âeh y/n jadi kalian beneran pacaran nih?â âengga! jangan percaya diaââ heeseung motong âbener kok aku serius sama dia kalo engga percaya, tanya aja kapan nikahnyaâ y/n langsung menutup wajah dengan kedua tangan âmalu banget sumpahâ âkalau malu ya udah jadi pacar beneran aku aja. biar orang ga nganggep bercandaâ âokey, kita pacaranâ ENDâ thank you udah baca dari awal hingga akhir, udah bingung sambungannya jadi END di sini #heeseung #POV #fyp
#pov pacar bad boy ku [part 3â] sejak malam itu kamu menjaga jarak heeseung jelas ngerasa perubahan itu suatu sore dia nyamperin kamu di parkiran sekolah ây/n lo kenapa akhir akhir ini ngejauh? gue ngelakuin salah lagi?â âbukan gituâ âaku cuma bingung aja harus bagaimanaâ âjadi lo ga percaya gue?â âengga gituâ heeseung narik tanganmu dia ngajak kamu ke lapangan basket belakang sekolah yang sepi âgue tau semua orang nganggep gue nakal, pecundang. tapi buat lo gue beneran mau berubah. gue ga peduli sama omongan orang lain tapi kalau lo ikut ngejauh gara gara mereka, itu yang bikin gue sakitâ âgue engga minta lo langsung percayaâ âgue cuma minta satu halâwaktuâ akhirnya kamu menatap matanya âkalau aku kasih kamu waktu jangan bikin aku nyeselâ âlo ga akan nyesel gue janjiâ â â â beberapa hari setelah percakapan itu heeseung mulai nunjukin perubahan dia engga bolos seenaknya lagi suatu hari kamu lihat dia lagi duduk di perpustakaan (tempat yang dulu paling dia hindari) kamu refleks nyamperin âheeseung? kamu belajar?â âkenapa? engga boleh?â âaneh ajaâ âbiasanya kamu alergi sama bukuâ âgue kan bilang mau buktiinâ âkalau lo pinter, masa cowo lo bego terus?â itu bikin kamu senyum engga cuma itu waktu ada anak kelas lain yang nyenggol kamu di koridor heeseung maju pasang badan âlo jalan pake mata ga sihâ kata cewe yang nyenggol âmulut lo jaga ya. dia cewe gueâ katanya dingin anak itu langsung mingkem â â â guru guru mulai nyadar perubahan heeseung ây/n heeseung sekarang lebih tenang ya? kayaknya kamu pengaruh baik buat diaâ kamu cuma bisa senyum sampai akhirnya orang tuamu pun dengar kabar kalau heeseung beneran berubah mereka masih ragu tapi suatu sore heeseung nekat datang ke rumah dia ga pake jaket kulit atau gaya urakan dia datang dengan kemeja sederhana, rambut rapi ayahmu melipat tangan di dada âkamu datang mau apa?â âsaya tau, om, tante engga suka saya wajar rekam jejak saya buruk tapi saya beneran sayang sama y/n. saya engga janji jadi sempurna tapi saya janji engga akan bikin dia nangisâ kamu deg degan setengah mati ibumu akhirnya bicara âkalau kamu bisa buktiin kata katamu tante engga keberatan yang penting jangan bikin y/n lupa sekolah dan masa depannyaâ ayahmu mengangguk âtapi ingat sekali saja kamu bikin dia sakit hati kamu berurusan dengan sayaâ âsiap omâ â â â setelah direstui semuanya terasa lebih ringan kamu engga perlu lagi sembunyi sembunyi atau takut ketahuan guru di sekolah heeseung mulai berubah beneran dia ikut latihan basket lagi rajin masuk kelas (walau kadang masih suka tidur di meja) temanmu sempat heran ây/n lo serius bisa bikin bad boy jadi model student gini?â kata sahabatmu nara âbukan aku yang bikin dia berubahâ âdia yang mau berubah sendiriâ â â â suatu sore mantan gengnya nyamperin ke gerbang sekolah âheeseung! lo berubah gara gara cewe hah? lo sekarang banci nurut pacar?â ejek salah satu dari mereka heeseung sempat mengepal tangannya dia maju selangkah dan menatap tajam âkalau dulu gue mungkin udah tonjok loâ âtapi sekarang gue punya hal lebih penting buat dijaga jadi minggir sebelum gue berubah pikiranâ geng itu akhirnya pergi â â â hari itu sekolah kedatangan murid pindahan namanya jake anak pindahan dari Australia. dari awal masuk kelas dia langsung jadi perhatian semua orang rapi, sopan, dan kelihatan "aman" buat tipe cewe guru langsung minta kamu nemenin jake keliling sekolah âheeseung, kamu kan sibuk basket. jadi y/n aja yang dampingin jakeâ kata guru heeseung cuma ngangguk tapi ekspresinya jelas ga suka sepanjang hari kamu nemenin jake dia ramah sering nanya ini itu sorenya pas kalian pulang âlo ketawa ketawa mulu sama diaâ heeseung âhah? aku cuma nemenin dia keliling sekolah itu juga karena disuruh guruâ âalasan klasikâ nada dingin #heeseung #enhypen #pov #fyp
#POV pacar bad boy ku [part 2â] heeseung menepis tangan cewe itu dari lengannya. âcukup deh jangan bikin gosip aneh anehâ kata heeseung datar. cewe itu cemberut âheeseung, masa kamu malu ngaku kita sering jalan bareng?â kamu langsung melotot âjalan bareng?!â heeseung menatapmu âengga ada apa apa. gak usah percaya omong kosongnyaâ âtapi aku lihat sendiriââ ây/nâ potong heeseung, kali ini nadanya rendah, serius. âkalau aku mau main belakang, aku ga bakal repot repot biarin kamu rawat aku tiap kali pulang babak belur. aku juga engga bakal peduliin kamu segininyaâ cewe itu merasa terpojok âhmph, terserah deh. cepet atau lambat lo bakal bosen jugaâ lalu dia pergi begitu saja. kamu terdiam masih ada rasa engga percaya. heeseung mendekat menatap matamu. âkamu pikir aku tipe cowo yang gampang jatuh sama semua orang? salah. aku cuma peduli sama kamu. walaupun aku bad boy, hati aku engga main main kalau soal hubunganâ kata kata itu bikin kamu salah tingkah. wajahmu panas heeseung tersenyum tipis, lalu merangkul bahumu. âkamu jangan gampang cemburuâ â â â suatu hari wali kelasmu manggil kamu berdua ke ruang guru. ây/n, saya tahu kamu murid pintar. tapi kamu pacaran sama heeseung? kamu nggak takut terpengaruh buruk?â kata gurumu kamu terdiam bingung harus jawab apa. heeseung yang duduk di sebelahmu malah menyandarkan badan ke kursi dengan wajah santai. âbukannya itu urusan pribadi, bu?â katanya cuek. guru âheeseung, kamu itu punya reputasi jelek. tawuran, bolos, nilai anjlok. saya cuma kasihan sama y/n kalau dia kebawa arusâ kamu menoleh ke heeseung takut dia meledak. heeseung berkata pelan âsaya tahu saya bukan murid teladan. tapi kalau soal y/n saya nggak akan bikin dia nyeselâ â â â setelah pulang sekolah heeseung mengantarmu pulang. orang tuamu udah menunggu. dan heeseung belum pulang masih di luar orang tuamu juga tahu kabar soal heeseung dari guru. ayahmu langsung menegur mu ây/n, putusin dia. papa engga mau kamu hancur masa depannya gara gara anak nakalâ Kamu kaget dan langsung menjawab âpah, heeseung engga seburuk ituâ orang tuamu tetap keras âcinta itu buta. jangan sampai kamu menyesalâ Kamu masuk kamar dengan hati gelisah. Sementara di luar sana, Heeseung duduk di motor sambil mengetik pesan âaku tahu orang orang engga suka aku deket sama kamu. kalau kamu beneran cape, bilang. aku rela mundur asal kamu bahagiaâ kamu membaca pesan itu, hatimu langsung meleleh #heeseung #enhypen #pov #fyp maaf kalo ga nyambung
Texte â vidĂ©o TikTok IA
Tu écris le prompt, on génÚre la vidéo.
#POV pacar bad boy ku di sekolah, semua orang tahu siapa heeseung cowo tinggi, tampan, sering bolos, nongkrong sampai malam, berantem sama anak sekolah lain, bahkan guru pun sering geleng geleng kepala y/n sendiri engga pernah nyangka kalau dia jatuh cinta dengan cowo itu. y/n tipe cewe tenang, rajin belajar, dan ga suka cari masalah. hubungan mereka awalnya dapat banyak komentar. âserius lo pacaran sama heeseung?â tapi orang orang engga tau sisi lain heeseung. di balik sikap kasarnya, dia bisa jadi manis. misalnya, pas y/n diganggu cowo lain, dia langsung maju âkalau berani ganggu dia lagi, urusan sama gueâ meski begitu, sifat bad boy nya tetap bikin kamu sering pusing. âkenapa sih kamu harus ikut tawuran lagi?â omelmu suatu sore. heeseung bersandar di motor âmereka nyari masalah duluanâ âkamu engga cape jadi bahan gosip?â âbiarin ajaâ â â â hari itu sekolah lagi ribut. ada kabar heeseung berantem sama anak sekolah lain di luar. teman temanmu langsung heboh gosipin. âlo tuh kuat banget ya bisa pacaran sama heeseung. kalau gue jadi lo udah putus dari lamaâ kata sahabatmu nara kamu cuma tersenyum hambar sore harinya, kamu nungguin di depan gerbang. heeseung muncul dengan seragam kusut âlagi nunggu aku?â tanyanya santai. âya jelas! kamu tuh kenapa berantem lagi?!â kamu langsung panik ngeliat lukanya. heeseung malah nyengir âcuma luka kecil. lo lebayâ tanpa banyak bicara, kamu tarik tangannya ke UKS. duduk di sampingnya, kamu olesin obat pelan pelan. âaduhâ keluhnya (tapi jelas jelas itu cuma akting biar kamu makin perhatian) âdiem, seung. kalau ga mau aku tinggalin ajaâ âiyya deh. gua diemâ meski bad boy, di depan kamu dia berubah jadi manja â â â beberapa hari kemudian, kamu lihat dia bareng cewe lain di parkiran. cewe itu nempel banget, ketawa ketawa sambil narik lengan heeseung. darahmu naik. kamu engga tahan langsung menghampiri. âheeseung! bisa jelasin ini?â heeseung terkejut, tapi belum sempat jawab, cewe itu nyeletuk âlo pacarnya? kasihan banget, cowo lo ini sering main sama gw tauâ #heeseung #enhypen #pov #fyp jangan spam like dong, and salin tautan ya pacar pacar enhypen btw rame lanjut, makasihđ
#pov 'dibandingkan' (last part) apa kamu cuma bayang bayang dari masa lalunya? kamu denger langkah kaki di belakangmu berlari ây/n!â kamu terus jalan ây/n please berhenti duluâ âdengerin aku!â kamu berhenti dan menoleh âkenapa?! kenapa aku harus dengerin?! supaya kamu bisa bandingin aku lagi sama dia?!â âaku salah aku t0l0l bangetâ âkamu bukan dia kamu jauh lebih dari diaâ air mata kamu turun lagi âlalu kenapa kamu bandingin aku? sekali kamu ngomong kayak gitu aku udah ngerasa aku gak cukup jadi diri aku sendiriâ âaku yang salahâ âseharusnya aku ga bahas mantanku lagiâ âaku gak bisa kehilangan kamu y/nâ heeseung menarikmu ke pelukannya âmaaf ya sayangâ âaku janji gak akan pernah bahas mantanku lagi, kamu cukup, kamu lebih dari cukupâ kamu nangis di dadanya kamu dipeluk di tengah hujan #heeseung #enhypen #pov #fyp
- Je compte uniquement les vidĂ©os â„ 60 secondes (tu mâas dit que <60s = pas pris en compte).
- Calcul sur les 30 derniers jours (dans la limite des 35 derniĂšres vidĂ©os quâon a dans le JSON).
- RPM estimĂ© : 1.03âŹ/1k vues (range 0.72â1.34) basĂ© sur ER + save rate + durĂ©e moyenne.
- RĂ©sultat: 0⏠sur 30j (range 0âŹâ0âŹ), pour 0 vues Ă©ligibles et 0 vidĂ©os â„60s.
- Emoji + note /10 = performance globale de la vidéo (views + ER + saves).
- ER = (Likes + Commentaires + Partages) / Vues âą Save rate = Sauvegardes / Vues.
- Badges âAu-dessus / En dessousâ = comparaison directe Ă la moyenne de TON compte.
Importe ta vidĂ©o, et Vexub gĂ©nĂšre une vidĂ©o sous-titrĂ©e prĂȘte pour TikTok, Reels ou Shorts. Pas de montage, pas de prise de tĂȘte.
- Reconnaissance vocale IA â texte propre
- Sous-titres syncro automatiquement sur la vidéo
- Format vertical optimisé pour les vues