Kepada rekan-rekan yang mengajukan beasiswa @Lemb Pengelola Dana Pendidikan (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) jalur peningkatan prestasi tenaga keolahragaan untuk melanjutkan studi di dalam maupun luar negeri, saya ingin menitipkan pesan: ini bukan sekadar peluang akademik, tetapi amanah dari para pecinta olahraga, khususnya sepak bola Indonesia. Gunakan kesempatan ini untuk menghasilkan riset yang berkualitas, aplikatif, dan berdampak nyata pada sistem pembinaan, sport science, serta performa sepak bola nasional. Pendidikan tinggi bukan hanya tentang gelar, melainkan tanggung jawab moral untuk mengembalikan ilmu kepada ekosistem olahraga Indonesia. Riset harus menjawab persoalan nyata di lapangan dari pembinaan usia dini, pengembangan fisik pemain, hingga manajemen performa di level elite. Sementara itu, meskipun saya sempat mengajukan dan terkendala aturan karena studi S3 Ilmu Keolahragaan saya beasiswa dari @Universitas Sebelas Maret sudah berjalan (akan memasuki semester kedua), saya tetap melanjutkan perjuangan ini dengan usaha sendiri dan terus mencari dukungan untuk riset ke depan dengan target Scopus Q1,Q2 or Q3. Komitmen saya tidak berubah: konsisten belajar, meneliti, dan berkontribusi secara nyata. Tujuan kita sama menaikkan level sepak bola Indonesia melalui pendekatan ilmiah, sistem yang lebih terstruktur, dan implementasi riset yang konkret. Pada akhirnya, yang dikenang bukan bagaimana kita memulai, tetapi seberapa besar dampak yang kita berikan untuk bangsa. Terima kasih coach Fakhri Huseini sudah pernah percaya saat bersama Timnas U19 lolos ke AFC U20, coach Kurniawan DY sudah percaya dgn saya saat di Sabah FC, coach Nova Arianto mempercayai menjadi bagian team menuju World Cup U17 dan pak Erik Tohir sudah memberikan kesempatan dan kepercayaan luar biasa untuk diri saya di PSSI. #sepakbolaindonesia #lpdp #garudamudamendunia #tulungagung24jam #fyp