🟠 Sebuah pesawat penumpang dilaporkan tetap melakukan proses lepas landas dari Beirut pada saat yang hampir bersamaan dengan terjadinya serangan rudal yang menghantam wilayah kota. Rekaman dan data pelacakan penerbangan menunjukkan momen keberangkatan tersebut bertepatan dengan eskalasi situasi keamanan di sekitar area. --- © VELLJET Konten ini dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin judul atau caption tanpa izin.
VELLJET
@velljet.vjt👤 16 y.o 🔗 Instagram: @velljet.vjt & @interjet.id 📽 Also on Youtube 📩 @[email protected]
🔗 https://www.instagram.com/velljet.vjt?igsh=aW91aWE1OGE4Z25i ↗🔎 Détails (profil + refresh) ouvrir
Dalam evaluasi terbarunya, Skytrax menurunkan status Garuda Indonesia dari 5-Star menjadi 4-Star Airline. Keputusan ini diambil setelah penilaian menyeluruh terhadap standar produk dan fasilitas yang digunakan maskapai. Skytrax menyoroti bahwa sejumlah elemen produk, mulai dari kabin, kursi, sistem hiburan, hingga fasilitas layanan darat di hub utama, dinilai sudah tidak lagi berada di level premium tertinggi dan memerlukan pembaruan agar sesuai dengan standar global 5-Star saat ini. Penilaian ini juga terjadi di tengah fase restrukturisasi yang sedang dijalani perusahaan. Meski demikian, aspek pelayanan manusia tetap menjadi poin kuat. Standar layanan awak kabin dan staf darat masih dianggap konsisten, profesional, dan memenuhi ekspektasi tinggi penumpang internasional. Artinya, penurunan ini lebih berkaitan dengan kualitas dan modernisasi produk, bukan pada keramahan atau kualitas servis dari kru. --- © VELLJET Konten ini dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin judul atau caption tanpa izin.
Turn 1 Long Video into 10 Viral Shorts
Upload one YouTube video and auto-generate multiple TikToks, Reels, and Shorts in minutes.
Penerbangan Emirates EK500 rute Dubai menuju Mumbai mendadak jadi sorotan dunia setelah terpantau tetap mengudara di tengah situasi langit Timur Tengah yang sedang sangat kritis. Meskipun pihak maskapai sebelumnya sempat mengumumkan penangguhan penerbangan akibat eskalasi konflik, pesawat Airbus A380 ini tetap melanjutkan operasionalnya. Hal ini memicu kekhawatiran global karena pesawat harus melintasi wilayah yang sedang mengalami gangguan navigasi parah, termasuk fenomena GPS spoofing atau pemalsuan sinyal satelit yang bisa mengelabui sistem arah pesawat. Ketegangan ini membuat Emirates EK500 memecahkan rekor sebagai pesawat yang paling banyak dipantau di dunia, di mana lebih dari 138.000 orang mengawasi pergerakannya secara langsung lewat aplikasi pelacak penerbangan. Fokus utama publik adalah memastikan keselamatan pesawat raksasa tersebut saat menembus zona yang rawan serangan rudal dan penutupan ruang udara mendadak. Meski berada dalam situasi yang penuh risiko teknis dan keamanan, penerbangan ini tetap menjadi bukti betapa rumitnya navigasi udara komersial ketika harus beroperasi di tengah zona konflik aktif. --- © VELLJET Konten ini dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin judul atau caption tanpa izin.
Info info, mulai 1 Maret, terbang pakai Citilink A320 bagasi gratisnya resmi jadi maksimal 10 kg. Banyak yang bilang ini nggak jauh beda sama kebijakan di Lion Group, bahkan ada yang nyebut Citilink sekarang makin "setara LCC". Di satu sisi, ini memang bikin penumpang harus makin pinter ngatur barang bawaan. Apalagi buat penerbangan domestik, banyak yang ngerasa standar layanan sekarang makin ketat dibanding sebelum pandemi. Tapi di sisi lain, ini juga nunjukin arah industri yang makin fokus ke efisiensi. Maskapai ngurangin beban operasional, penumpang dikasih opsi buat nambah bagasi kalau memang perlu, tapi tetep aja, sampe di Instagram @interjet.id ada yang komen "Daster2 ku rata2 350gr bisa lebih" WKAKAK. Jadi sekarang pilihannya jelas, mau terbang lebih murah dengan bawaan lebih ringan, atau bayar ekstra kalau barang memang banyak atau bahkan sekarang lebih pilih Pelita Air?? --- 📸 Indo Ardiansyah 📝 @interjet.id
Ada kejadian tanggal 17 Januari lalu, maskapai TAP dengan A320neo-nya mau mendarat, tapi bukannya turun pelan, ini pesawat malah "terjun bebas" ke tanah! Nih poin ngerinya: 1. Turun Ketinggian Ngaco: Pesawat ini turun 3.000 kaki per menit. Itu 4x lipat lebih cepet dari pendaratan normal! Berasa naik roller coaster tapi gak pake rem. 2. Diteriakin ATC 2 Kali: Menara pengawas udah teriak di radio: "Woi ketinggian lu salah, naik!!!". Tapi pilotnya kayak lagi bengong, dicuekin dong. 3. Diselamatin Alarm "Hantu": Pas sisa 290 meter lagi mau nyium tanah, alarm robot di kokpit teriak: "PULL UP! PULL UP!". Baru deh pilotnya kaget terus narik pesawat naik lagi. Kok Bisa? Biasanya gara-gara salah pencet mode auto-pilot atau pilotnya kehilangan fokus (Loss of Situational Awareness). Intinya: Penumpang di dalem mungkin nggak sadar, tapi mereka itu sebenernya sisa hitungan detik doang sebelum jadi berita duka. Untung alarm pesawatnya lebih pinter dari pilotnya waktu itu. --- 📸 Piotr Persona 📝 @interjet.id
Pesawat Eva Air awalnya lagi taxi kayak biasanya di Los Angeles, dan kemudian first officernya ini ngingetin pilot kalau pesawat lagi taxi di atas batas kecepatan 30 knots. Udah diingatkan beberapa kali, tapi nggak direspon, sampai akhirnya FO ngerem sendiri sesuai prosedur keselamatan. Nah, di sini masalahnya mulai. Pilot malah tersinggung dan kehilangan emosi. Dilaporkan dia sampai mukul FO beberapa kali, bikin tangannya bengkak dan memar. Padahal ini kejadiannya masih di darat, pesawat bahkan belum lepas landas. Harusnya kokpit itu tempat paling tenang dan profesional, karena semua keputusan di situ nyangkut ke keselamatan ratusan orang. Tapi yang terjadi malah kebalik: safety reminder berubah jadi konflik fisik. EVA Air bilang mereka langsung menskors pilot terkait dan buka investigasi buat ngecek semua detail kejadian. Maskapai juga menegaskan kalau kekerasan dalam bentuk apa pun jelas nggak bisa ditoleransi di dunia penerbangan. Awalnya cuma ngingetin soal taxi speed. Ujung-ujungnya kokpit malah serasa ring tinju. Pesawat belum takeoff, dramanya udah jalan duluan. 📸 Limalpha PA cs 🔷️ Caption dan berita diambil dari unggahan Instagram @velljet.plus
Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport dilaporkan jatuh di Sulawesi Selatan 😥. Beberapa bagian kecil pesawat terlihat di lokasi, ditemukan oleh seorang warga di puncak Gunung Bulusaraung. Tim SAR Makassar saat ini terus bergerak untuk pencarian lebih lanjut, memastikan area aman, dan mengevakuasi sisa-sisa pesawat. Perkembangan terbaru akan terus diperbarui. 📽 resk1_
• Terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 13.17 WITA • Rute penerbangan: Bandara Adisutjipto, Jogjakarta → Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar • Lokasi hilang kontak: sekitar Kabupaten Maros dan Pangkep, koordinat 04°57’08” S – 119°42’54” E • Penumpang dan kru: 3 penumpang, 8 kru • Tim Basarnas Makassar berjumlah 40 orang sedang menuju lokasi pencarian Pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan oleh maskapai Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat dalam penerbangan dari Bandara Adisutjipto, Jogjakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyampaikan bahwa tim pencarian berjumlah 40 personel saat ini bergerak menuju lokasi hilang kontak untuk melakukan operasi SAR. Pesawat dilaporkan hilang kontak di titik koordinat 04°57’08” S dan 119°42’54” E. Hingga saat ini, informasi lebih lanjut mengenai kondisi pesawat maupun penumpang masih belum tersedia.
Guys, rame dibahas di threads, seorang penumpang dilaporkan masuk ke dalam pesawat Batik Air (Penerbangan Palembang - Jakarta) dengan menggunakan seragam pramugari Batik Air. Kejadian ini bisa aja membingungkan penumpang dan mengganggu keselamatan penerbangan. Beberapa penjelasan dari warganet menyebutkan bahwa seragam, wings, dan name tag bukan sekadar atribut, tapi simbol tanggung jawab dan bagian dari sistem keselamatan. Jika dipakai oleh pihak yang bukan crew aktif, hal ini berpotensi menimbulkan kebingungan, terutama saat kondisi darurat. "Gais dia bisa masuk pesawat ya karena dia punya boarding pass yang artinya dia bayar buat penerbangan tsb. Buat alesan dia ngelakuin hal tsb blm ada informasj yang pasti jadi stop bilang " buat naikin harga, buat jualan" dengan kalian bilang gitu, itu sama saja merendahkan pekerjaan seseorang padahal yang salah adalah yg bersangkutan" - hanalians_ Foto/video ini dibagikan ulang dari media sosial. Sumber asli tidak diketahui. Jika ada pemilik konten yang keberatan, silakan hubungi kami.
Di momen ini, Airbus A350-1000 Qatar Airways lagi mau mendarat di Atlanta. Dari awal pendekatan aja, pesawat udah kelihatan berjuang lawan crosswind. Pas udah dekat banget sama runway, kelihatannya pendaratan hampir berhasil. Pilot lalu narik hidung pesawat dikit buat flare, biar turunnya nggak terlalu keras. Tapi ternyata pesawat malah melayang sebentar di atas landasan. Waktu roda utama akhirnya nyentuh runway, pilot kemungkinan langsung sadar kalau sisa landasan udah nggak ideal buat berhenti dengan aman. Tanpa ragu, keputusan go-around langsung diambil. Mesin ditambah tenaga, hidung pesawat naik cukup tajam, dan di situ jarak ekor ke runway kelihatan tipissss banget, Sekilas memang terlihat kayak hampir tail strike💀💀 Tapi justru di situ keliatan, pilot nggak maksa. Begitu situasi dirasa nggak aman, pendaratan dibatalin dan keselamatan tetap jadi prioritas. 📽 Kyle Marcks
Turn 1 Long Video into 10 Viral Shorts
Upload one YouTube video and auto-generate multiple TikToks, Reels, and Shorts in minutes.
Waduhh, A320 Family lagi ramai dibahas. Airbus baru aja ngeluarin tindakan darurat buat seluruh A320 Family yang ada di seluruh dunia, termasuk A320neo. Penyebabnya? Ada potensi gangguan data di sistem flight-control yang bisa muncul kalau pesawat kena paparan solar radiation intens. Tapi yaa ini tuh langkah pencegahan. Maskapai diminta update software dan cek komponen yang terkait, biar semuanya tetap aman sebelum terbang lagi. Di dunia penerbangan, hal kayak gini normal banget: begitu ada indikasi risiko sekecil apa pun, langsung ada AOT/ED atau tindakan dari pabrikan dan otoritas. Tujuannya cuma satu: safety first, always. Kalau kamu lagi lihat banyak A320 Family masuk hangar atau kena delay kecil... ya mungkin ini salah satunya. Lebih baik dicek sekarang daripada muncul masalah di langita 📸 Alif Luqman Wijaya
uda ngantri, kena masalah lagi
Bayangin ini... sebuah Boeing 777 kargo AeroLogic lagi nyebrang landasan di LAX. Di saat yang sama, sebuah American Airlines udah meluncur kenceng banget buat lepas landas ke Boston-167 mph alias lebih dari 260 km/jam. Tiba-tiba, suara ATC meledak di radio: "German Cargo 619, stop!" Pesawat langsung injak rem sekuat mungkin. Dalam hitungan detik, bisa aja dua pesawat raksasa tabrakan di tengah landasan. Untungnya, tragedi itu berhasil dihindari. Nah, yang banyak orang nggak sadar adalah: pesawat nggak bisa direm kayak mobil. Dari kecepatan segitu, sebuah jet berbobot ratusan ton butuh ribuan meter untuk benar-benar berhenti. Makanya, salah satu bahaya terbesar di dunia penerbangan adalah runway incursion - saat ada pesawat, kendaraan, atau bahkan orang masuk landasan tanpa izin. Yang bikin menarik, di balik semua kecanggihan radar dan sistem keselamatan, ujung-ujungnya keselamatan penerbangan tetap bergantung pada satu hal: komunikasi yang jelas antara pilot dan ATC. Satu miskomunikasi kecil bisa jadi perbedaan antara "nyaris" dan tragedi besar. Penerbangan selalu dibilang transportasi paling aman di dunia- dan insiden kayak gini justru bukti kenapa prosedur ketat dan koordinasi itu penting banget. Menurut kamu, insiden ini salah pilot atau ATC?
Notam: Perubahan Jalur Keberangkatan Landasan 07R Bandara Soekarno-Hatta.
Citilink RTB, Squawk 7700, ada apa?
- Je compte uniquement les vidéos ≥ 60 secondes (tu m’as dit que <60s = pas pris en compte).
- Calcul sur les 30 derniers jours (dans la limite des 35 dernières vidéos qu’on a dans le JSON).
- RPM estimé : 0.53€/1k vues (range 0.37–0.69) basé sur ER + save rate + durée moyenne.
- Résultat: 0€ sur 30j (range 0€–0€), pour 0 vues éligibles et 0 vidéos ≥60s.
- Emoji + note /10 = performance globale de la vidéo (views + ER + saves).
- ER = (Likes + Commentaires + Partages) / Vues • Save rate = Sauvegardes / Vues.
- Badges “Au-dessus / En dessous” = comparaison directe à la moyenne de TON compte.
Clipping is the fastest way to repurpose content: one long video becomes multiple short viral formats. Example: 1 YouTube video -> 10 Shorts/TikToks.
- 1 long video -> multiple Shorts/TikToks
- Auto subtitles synced to every clip
- Vertical exports optimized for watch time